Assalamualaikum!
Saya suka cerita cinta yg romantis. Karena saya perempuan, ini hal yg wajar kan? Ketika ke toko buku, saya selalu mencari novel cinta. Saya suka kisah cinta yg berakhir bahagia dan manis dan paling benci kisah cinta tragis yang ironis. Hehehe...
Saya pikir ini masih dalam batas wajar.
Meski kisah di sinetron selalu mengambil tema cinta, karena ceritax yg g ada ujung pangkalx, saya g bisa mengandalkan sinetron sebagai tontonan favorit. Apalagi sinetron punya pola cerita yg sama. Sayapun memilih untuk mengikuti drama Korea yg lumayan rajin ditayangkan di tv Indonesia. Episodex lebih pendek dari sinetron dan ceritax lebih jelas. Akting pemeranx juga bagus. Apalagi semua drama Korea yg tayang di TV selalu bertemakan cinta.
Tapi kadang saya merasa kurang puas melihat drama Korea. Akting aktor aktrisx memang bagus. Tapi kadang saya tidak suka dg karakter yg mereka bawakan. Saya suka cerita cinta. Tapi g semua jenis cerita cinta saya suka. Saya suka cerita cinta yg apa adanya. G dibuat agar mengharu biru dan membuat orang simpati. Kalaupun ada cerita sedih karena perpisahan, tapi semua g dijadikan sebagai kesedihan yg berkepanjangan.
Baiklah, sampai di sini saya merasa sudah tidak wajar lagi :-*
saya rasa saya terlalu banyak mau untuk orang yg g pernah punya cerita cinta
wassalamualaikum
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 September 2010
Rabu, 01 September 2010
Mendadak Dilema
Asslmualaikm!
Udah lama ya saya g ngisi blog saya ini. Kasihan dia terlantar. Kebetulan hari ini kepikiran buat nulis n medianya juga ada.
Selama sebulan ini saya sibuk ngerjain sisa tugas selama saya kuliah. Libur seminggu. Begitu masuk saya dikejutkan pengumuman yg bikin saya dilematis. Saya bingung harus mengambil keputusan apa. Karena ini adalah keputusan yang sangat penting. Menentukan apakah saya bisa lulus tepat waktu apa g. Salah saya jg sih pake libur segala. Klo saya bisa ngumpulin tugas lebih awal saya g akan dilematis kayak gini. Padahal udah selesai. Tapi penyesalan emang selalu datang belakangan.
Selalu begini. Saya selalu punya pilihan yg dilematis. G bisa tegas. Kurang keberanian n kepercayaan diri. Ada g yg bisa bantu saya?
Wassalamualaikum
Udah lama ya saya g ngisi blog saya ini. Kasihan dia terlantar. Kebetulan hari ini kepikiran buat nulis n medianya juga ada.
Selama sebulan ini saya sibuk ngerjain sisa tugas selama saya kuliah. Libur seminggu. Begitu masuk saya dikejutkan pengumuman yg bikin saya dilematis. Saya bingung harus mengambil keputusan apa. Karena ini adalah keputusan yang sangat penting. Menentukan apakah saya bisa lulus tepat waktu apa g. Salah saya jg sih pake libur segala. Klo saya bisa ngumpulin tugas lebih awal saya g akan dilematis kayak gini. Padahal udah selesai. Tapi penyesalan emang selalu datang belakangan.
Selalu begini. Saya selalu punya pilihan yg dilematis. G bisa tegas. Kurang keberanian n kepercayaan diri. Ada g yg bisa bantu saya?
Wassalamualaikum
Mendadak Dilema
Asslmualaikm!
Udah lama ya saya g ngisi blog saya ini. Kasihan dia terlantar. Kebetulan hari ini kepikiran buat nulis n medianya juga ada.
Selama sebulan ini saya sibuk ngerjain sisa tugas selama saya kuliah. Libur seminggu. Begitu masuk saya dikejutkan pengumuman yg bikin saya dilematis. Saya bingung harus mengambil keputusan apa. Karena ini adalah keputusan yang sangat penting. Menentukan apakah saya bisa lulus tepat waktu apa g. Salah saya jg sih pake libur segala. Klo saya bisa ngumpulin tugas lebih awal saya g akan dilematis kayak gini. Padahal udah selesai. Tapi penyesalan emang selalu datang belakangan.
Selalu begini. Saya selalu punya pilihan yg dilematis. G bisa tegas. Kurang keberanian n kepercayaan diri. Ada g yg bisa bantu saya?
Wassalamualaikum
Udah lama ya saya g ngisi blog saya ini. Kasihan dia terlantar. Kebetulan hari ini kepikiran buat nulis n medianya juga ada.
Selama sebulan ini saya sibuk ngerjain sisa tugas selama saya kuliah. Libur seminggu. Begitu masuk saya dikejutkan pengumuman yg bikin saya dilematis. Saya bingung harus mengambil keputusan apa. Karena ini adalah keputusan yang sangat penting. Menentukan apakah saya bisa lulus tepat waktu apa g. Salah saya jg sih pake libur segala. Klo saya bisa ngumpulin tugas lebih awal saya g akan dilematis kayak gini. Padahal udah selesai. Tapi penyesalan emang selalu datang belakangan.
Selalu begini. Saya selalu punya pilihan yg dilematis. G bisa tegas. Kurang keberanian n kepercayaan diri. Ada g yg bisa bantu saya?
Wassalamualaikum
Kamis, 29 Juli 2010
Money oh money
Assalamualaikum
Siapa sih yang nggak suka uang? Sejujurx saya juga suka uang. Seperti orang kebanyakan. Tanpa uang kita nggak bisa memenuhi kebutuhan. Makan butuh uang, pengen pakaian butuh uang buat beli. Rumahpun juga butuh pendanaan. Apalagi buat kebutuhan sekunder.
Sudah hampir seminggu, saya semakin mengerti karakter orang di sekeliling saya. Saya mengenal mereka. Tapi baru kali ini saya benar2 memperhatikan. Benar apa kata pak Andrea Hirata, mengamati perilaku orang lain sangat menyenangkan. Setiap hal yang kita dapat dari pengamatan dapat jadi perenungan. Mengambil yang baik dan menghindari yang kurang benar. Sepanjang pengamatan saya, semakin banyak orang yang komsumtif. Mengeluarkan uang banyak untuk memenuhi ambisi dan keinginan. Ingin cantik dan putih, berapapun uang yang harus dikeluarkan nggak masalah. Belajar dari para petinggi kita yang terhormat, bukan masalah yg susah untuk dapat dana demi kecantikan dan gengsi.
Uang sangat penting. Sejak kecil saya selalu diajarkan untuk hemat. Sampai sekarang ajaran orang tua saya itu terpatri dalam pikiran saya. Hal itu membuat saya jadi orang yang perhitungan. Walaupun saya bisa menghabiskan seluruh tabungan saya demi novel yg sudah lama diidamkan:-P.
Dalam suatu kegiatan pasti dibutuhkan dana. Entah banyak atau sedikit. Tergantung kitax apa bisa mengakalix. Tapi bagaimana kalau kita nggak mau keluar dana? Kegiatan nggak akan jalan sampai kapanpun. Rencana memang sangat penting. Tapi kalau implementasix g ada sama aja bo'ong. Apalagi melakukan evaluasi (emang 7 lngkh varney).
Bagi kebanyakan orang ngomong emang lebih gampang. Niat untuk melakukanx yang susah. Saya sendiri nggak bisa ngomong, apalagi bertindak (wah lebih parah:-D). Saya nggak bisa mengomentari orang lain, sementara saya banyak sekali kekurangan. Mengingatkan juga percuma. Saya orang yang pesimis dan takut mengambil resiko. Seperti Shikamaru yang selalu memikirkan setiap resiko dari rencanax (kok jadi ke Shikamaru?). Saya menyerah begitu menemukan resikox. Saya harus berusaha
wassalamualaikum
Siapa sih yang nggak suka uang? Sejujurx saya juga suka uang. Seperti orang kebanyakan. Tanpa uang kita nggak bisa memenuhi kebutuhan. Makan butuh uang, pengen pakaian butuh uang buat beli. Rumahpun juga butuh pendanaan. Apalagi buat kebutuhan sekunder.
Sudah hampir seminggu, saya semakin mengerti karakter orang di sekeliling saya. Saya mengenal mereka. Tapi baru kali ini saya benar2 memperhatikan. Benar apa kata pak Andrea Hirata, mengamati perilaku orang lain sangat menyenangkan. Setiap hal yang kita dapat dari pengamatan dapat jadi perenungan. Mengambil yang baik dan menghindari yang kurang benar. Sepanjang pengamatan saya, semakin banyak orang yang komsumtif. Mengeluarkan uang banyak untuk memenuhi ambisi dan keinginan. Ingin cantik dan putih, berapapun uang yang harus dikeluarkan nggak masalah. Belajar dari para petinggi kita yang terhormat, bukan masalah yg susah untuk dapat dana demi kecantikan dan gengsi.
Uang sangat penting. Sejak kecil saya selalu diajarkan untuk hemat. Sampai sekarang ajaran orang tua saya itu terpatri dalam pikiran saya. Hal itu membuat saya jadi orang yang perhitungan. Walaupun saya bisa menghabiskan seluruh tabungan saya demi novel yg sudah lama diidamkan:-P.
Dalam suatu kegiatan pasti dibutuhkan dana. Entah banyak atau sedikit. Tergantung kitax apa bisa mengakalix. Tapi bagaimana kalau kita nggak mau keluar dana? Kegiatan nggak akan jalan sampai kapanpun. Rencana memang sangat penting. Tapi kalau implementasix g ada sama aja bo'ong. Apalagi melakukan evaluasi (emang 7 lngkh varney).
Bagi kebanyakan orang ngomong emang lebih gampang. Niat untuk melakukanx yang susah. Saya sendiri nggak bisa ngomong, apalagi bertindak (wah lebih parah:-D). Saya nggak bisa mengomentari orang lain, sementara saya banyak sekali kekurangan. Mengingatkan juga percuma. Saya orang yang pesimis dan takut mengambil resiko. Seperti Shikamaru yang selalu memikirkan setiap resiko dari rencanax (kok jadi ke Shikamaru?). Saya menyerah begitu menemukan resikox. Saya harus berusaha
wassalamualaikum
Selasa, 27 Juli 2010
Still and finally
Assalatmualaikum
Gaya bgt ya judul pake bahasa Inggris ^^. Biar lebih gaya gitu ;p.
Saya mau mempertanyakan apa sih arti ketua? Orang yang punya kuasa dalam sebuah organisasi. Orang yang bertanggung jawab dari sebuah kelompok atau acara. Kira-kira begitulah menurut saya.
Kalau ada ketua harusx para anak buahx atau anggotax mendengarkan apa yg disampaikan oleh ketua, mengingatkan apabila sekirax yg disampaikan ketua melenceng. Harusx begitu.
Kelanjutan dari yg kemarin yang terjadi perdebatan seru. Banyak yang talk more do less. Saling menyampaikan pendapat tanpa menghargai pendapat yg lainx. Ketuax g dihargai juga. Akhirx, sang ketua yg merupakan salah satu kaum adam yg minim jumlahx itu... Mengundurkan diri dikarenakan g sanggup disalah2kan. Cukup dimaklumi. Karena kegiatan yg g ada koordinasix ini, amburadul dan semrawut. Dan yang disalahkan dan diharuskam bertanggung jawab adalah ketua. Ketua yg hanya 1 orang itu diserbu oleh anak cewek yg notabene pandai bicara lebih dari cowok, membuat sang ketua stres. Dia memutuskan untuk melepaskan singgasanax. Kira2 itulah analisa saya dan teman yg juga hanya sebagai pengamat saja.
Akhirx (again) dipilihlah ketua yg baru berdasarkan voting. Dari jaman dulu, bisa dilihat dalam masa pemerintahan para khalifah, demokrasi lebih efisien dalam penentuan pemimpin. Akhrx (again) para tetua yg baru mulai merembukkan acara yg bakal dilakukan. Sementara tim pengamat seperti saya hanya melihat dari kejauhan^^. Saya lebih suka jadi pengamat. G repot(karena saya malas;-)).
Wassalamualaikum
Gaya bgt ya judul pake bahasa Inggris ^^. Biar lebih gaya gitu ;p.
Saya mau mempertanyakan apa sih arti ketua? Orang yang punya kuasa dalam sebuah organisasi. Orang yang bertanggung jawab dari sebuah kelompok atau acara. Kira-kira begitulah menurut saya.
Kalau ada ketua harusx para anak buahx atau anggotax mendengarkan apa yg disampaikan oleh ketua, mengingatkan apabila sekirax yg disampaikan ketua melenceng. Harusx begitu.
Kelanjutan dari yg kemarin yang terjadi perdebatan seru. Banyak yang talk more do less. Saling menyampaikan pendapat tanpa menghargai pendapat yg lainx. Ketuax g dihargai juga. Akhirx, sang ketua yg merupakan salah satu kaum adam yg minim jumlahx itu... Mengundurkan diri dikarenakan g sanggup disalah2kan. Cukup dimaklumi. Karena kegiatan yg g ada koordinasix ini, amburadul dan semrawut. Dan yang disalahkan dan diharuskam bertanggung jawab adalah ketua. Ketua yg hanya 1 orang itu diserbu oleh anak cewek yg notabene pandai bicara lebih dari cowok, membuat sang ketua stres. Dia memutuskan untuk melepaskan singgasanax. Kira2 itulah analisa saya dan teman yg juga hanya sebagai pengamat saja.
Akhirx (again) dipilihlah ketua yg baru berdasarkan voting. Dari jaman dulu, bisa dilihat dalam masa pemerintahan para khalifah, demokrasi lebih efisien dalam penentuan pemimpin. Akhrx (again) para tetua yg baru mulai merembukkan acara yg bakal dilakukan. Sementara tim pengamat seperti saya hanya melihat dari kejauhan^^. Saya lebih suka jadi pengamat. G repot(karena saya malas;-)).
Wassalamualaikum
Debat, debat, debat
Asslamualaikm
Hari ke2 PKN. Masih belum bisa dijadikan kesimpulan. Tapi udah ada banyak kejadian yang bisa diceritakan. Karena masih hari pertama, kegiatan hari ini hanyalah mencari data KK sesuai dg target. Tapi belum apa-apa sudah ada banyak perdebatan. Saling tarik urat, sampai vena jugularisx kelihatan smua. Padahal satu kelompok, tapi g ada yang mau ngalah. Saling ngatur sendiri tapi g mau repot. Saling mengeluhkan teman masing2.
Saya sih juga mau mengutarakan pendapat. Tapi g didengarkan. Melihat anak2 saling tarik urat seperti itu.
Sehari sebelumx sudah diadakan rapat, tapi hasilx sama aja dg hari ini. Saling berdebat. Satu orang mengutarakan pendapat, orang satux g setuju dan menyalahkan yg lainx. Ada anak yg cuma senyum aja sambil menengahi sedikit. Mungkin dia tahu percuma ikut berdebat.
Dari kejadian ini saya jadi karakteristik kebanyakan teman2 di sekitar saya. Semoga saja anak2 bisa saling sepaham dan g terjadi perdebatan yg g ada hasilx.
Wassalamualaikm
Hari ke2 PKN. Masih belum bisa dijadikan kesimpulan. Tapi udah ada banyak kejadian yang bisa diceritakan. Karena masih hari pertama, kegiatan hari ini hanyalah mencari data KK sesuai dg target. Tapi belum apa-apa sudah ada banyak perdebatan. Saling tarik urat, sampai vena jugularisx kelihatan smua. Padahal satu kelompok, tapi g ada yang mau ngalah. Saling ngatur sendiri tapi g mau repot. Saling mengeluhkan teman masing2.
Saya sih juga mau mengutarakan pendapat. Tapi g didengarkan. Melihat anak2 saling tarik urat seperti itu.
Sehari sebelumx sudah diadakan rapat, tapi hasilx sama aja dg hari ini. Saling berdebat. Satu orang mengutarakan pendapat, orang satux g setuju dan menyalahkan yg lainx. Ada anak yg cuma senyum aja sambil menengahi sedikit. Mungkin dia tahu percuma ikut berdebat.
Dari kejadian ini saya jadi karakteristik kebanyakan teman2 di sekitar saya. Semoga saja anak2 bisa saling sepaham dan g terjadi perdebatan yg g ada hasilx.
Wassalamualaikm
Selasa, 06 Juli 2010
Shining Boy and Little Randy

Assalamualaikum!
Tadi pagi saya tanpa sengaja menemukan Jmovie di salah satu stasiun televisi swasta. suatu hal yang jarang karena jarang sekali film dari negeri sakura yang diputar di televisi negara kita. kalaupun ada biasanya film horor. jarang yang bergenre drama. tentu saya sangat senang sekali. secara saya menyukai segala tayangan dari negeri sakura. film yang saya lihat itu berjudul Shining Boy and Little Randy dibintangi oleh Takako Tokiwa dan Yuya Yagira.
film ini menceritakan seorang anak laki-laki yang bernama Tetsu (diperankan oleh Yuya Yagira). rumahnya adalah tempat penakaran hewan. ada banyak hewan di sana, dari yang jinak sampai yang liar. di sekolah Tetsu nggak punya teman dan sering diolok berbau hewan. suatu hari ibunya (diperankan oleh Takako Tokiwa) membeli seekor gajah. nggak disangka ternyata Tetsu bisa berbicara dengan gajah itu. gajah di rumahnya pun bertambah dengan anak gajah yang dibeli dari kelompok sirkus yang sudah bangkrut. gajah itu diberi nama Randy. sejak itu Tetsu selalu berteman dengan Randy hingga timbul keinginan untuk belajar menjadi pawang gajah di Thailand. awalnya ibunya melarang tetsu pergi ke Thailand, tapi karena Tetsu tetap bersikeras akhirnya diapun diijinkan. di thailand Tetsu mulai belajar bagaimana menjadi pawang gajah. dia mendapat gajah yang bernama Fa. awalnya Fa tidak mau menurut pada Tetsu. Tetsu sendiri sering dikerjai anak-anak Thailand yang juga belajar menjadi pawang gajah. tapi berkat keteguhannya dia bisa berkomunikasi dengan baik dengan Fa maupun dengan temannya sesama pawang. sekembalinya Tetsu dari Thailand, dia mulai bercita-cita ingin membuat tempat perlindungan gajah di Jepang, walaupun keinginannya itu ditertawakan oleh gurunya sendiri. di sebuah festival Tetsu melakukan atraksi dengan Randy, di pidato awalnya dia menyampaikan betapa dia telah belajar dari gajah. selama ini dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang tuanya, saudaranya maupun temannya. tapi setelah mempelajari tentang gajah yang merupakan hewan yang sangat pandai berkomunikasi, Tetsu mulai berusaha memperbaiki dirinya.
buat yang suka melihat film yang seru atau film percintaan romantis, jangan harap akan menemukan di film ini. film ini beralur lambat khas film Jepang pada umumnya. walaupun ada banyak persepsi salah dari banyak orang di tanah air yang menganggap film Jepang adalah filmnya Miyabi. karena film Jepang yang asli adalah film dengan jalan cerita lambat dan butuh pemahaman yang lebih ketika melihatnya. akhir ceritanya sangat mengharukan. saya sampai meneteskan airmata. saya langsung suka dengan film ini, karena Tetsu sama dengan saya. saya juga tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang di sekitar saya, sehingga saya sering merasa tidak diperhatikan. dianggap hilang. saya pikir karena saya membosankan dan tidak seru. rasa pesimis saya menggunung dari hari ke hari. saya coba merenunginya. saya punya hobi dan kesukaan yang berbeda dari teman saya pada umumnya. anak wanita seumuran saya pada umumnya pasti sibuk dengan pacarnya masing-masing. mencari banyak kenalan cowok dimana-mana. tidur larut malam hanya untuk telpon-telponan dengan kenalan cowoknya, menghabiskan uang untuk shopping, mengatur strategi agar mendapat uang lebih buat biaya kuliah dimana lebihannya bisa dibuat beli handphone model terbaru, membicarakan tentang gosip terbaru dari teman-teman di sekitarnya yang kebanyakan membicarakan hal-hal buruk saja.
tapi saya bukan salah satu dari mereka. saya selalu menjaga jarak dengan makhluk yang namanya cowok, kadang saya malas untuk berkenalan via sms, saya tidur larut malam biasanya karena menonton film di televisi, kalau saya punya uang banyak biasanya akan habis di toko buku untuk beli novel, saya selalu takut untuk minta uang lebih untuk biaya kuliah, tapi saya kadang suka gosip.
karena satu-satunya hal yang bisa saya andalkan sebagai bahan obrolan adalah masalah film dan buku, saya rasa saya sudah bisa dinobatkan menjadi orang yang paling membosankan. gara-gara itu saya selalu tidak betah di kosan. bahkan teman sekamar saya juga jarang mengajak saya ngomong kalau bukan hal yang sangat mendesak. dia lebih suka berbicara dengan orang lain. kalau orang lain itu tidak bisa menjawab pertanyaanya dia baru ingat kalau saya ada dan berbicara pada saya.
saya mencoba memahami diri saya. dari luar mungkin saya terkesan sombong karena jarang bicara. atau seperti anak culun karena hanya tersenyum kalau disapa. saya sering nelangsa sendiri karena diri saya yang "nerd" ini. sekaligus kesal karena orang-orang di sekitar saya baru ingat akan keberadaan saya kalau mereka ada maunya dengan saya. tidak semuanya sih. tapi ironisnya kenapa orang-orang yang berada di dekat saya.
setelah melihat Tetsu, saya merasa melihat diri saya sendiri. tapi Tetsu menemukan ketenangan setelah belajar tentang gajah dan berteman dengan mereka. dia akhirnya menemukan pencerahan pada dirinya setelah memahami bagaimana gajah hidup. menurut saya Tetsu sangat keren. dia bisa jadi contoh bagi orang yang merasa tidak bisa berbaur dengan orang-orang di sekitarnya. semoga saja saya bisa mencontoh sikap Tetsu itu.
bagi pecinta film yang bisa memberikan inspirasi silahkan menonton film ini. tapi harus benar-benar memahaminya karena alurnya lambat. selamat menonton
wassalamulaikum
Langganan:
Komentar (Atom)